Lantun Orchestra menghadirkan pertunjukan musik lintas genre di Downtown Walk Festival, Summarecon Mall Serpong, pada Minggu, 25 Oktober 2026. Mengusung perpaduan jazz, musik original, serta aransemen lagu-lagu tradisional Nusantara, Lantun Orchestra menyuguhkan pertunjukan berdurasi 90 menit yang mendapatkan sambutan hangat dari pengunjung.
Penampilan dimulai pukul 20.00 WIB, dengan persiapan dan soundcheck yang telah dilakukan sejak pukul 08.00 WIB.
Formasi Musisi Lantun Orchestra
Dalam pertunjukan kali ini, Lantun Orchestra tampil dengan formasi enam musisi:
- Chaka Priambudi – Keyboard
- Brigitta – Vocal
- Sheila – Electric Bass & Upright Bass
- Edo – Drums
- Rigen – Trumpet
- Jemi – Saxophone
Formasi ini memberikan ruang eksplorasi musikal yang luas, mulai dari warna jazz ensemble, groove kontemporer, hingga interpretasi musik tradisional Indonesia.
Membawakan Karya Original Lantun Orchestra
Salah satu bagian menarik dari pertunjukan adalah penampilan sejumlah karya original yang menjadi bagian dari repertoar Lantun Orchestra.
Beberapa lagu yang dibawakan antara lain:
- Nasi Lemak
- Ketoprak
- Sate (belum dirilis)
- Kutunggu Kau di Salemba
- Pecinan
- Warung
Karya-karya tersebut merepresentasikan karakter musikal Lantun Orchestra yang mengeksplorasi identitas lokal melalui pendekatan aransemen modern, jazz, dan musik populer.
Lagu Sate menjadi salah satu materi yang menarik karena masih belum dirilis secara resmi.
Medley Lagu Tradisional Sumatera
Lantun Orchestra juga menghadirkan interpretasi musik tradisional Sumatera dalam sebuah rangkaian medley yang terdiri dari empat lagu daerah:
- Bungong Jeumpa – Aceh
- Sigulempong – Batak
- Kambanglah Bungo – Minangkabau
- Selayang Pandang – Melayu
Keempat lagu tersebut dirangkai dalam satu sajian musikal yang mempertemukan berbagai identitas budaya Sumatera melalui pendekatan aransemen ensemble modern.
Medley Lagu Tradisional Betawi
Sebagai bagian dari eksplorasi musik Nusantara, Lantun Orchestra turut membawakan medley lagu-lagu Betawi yang terdiri dari:
- Lenggang Kangkung
- Keroncong Kemayoran
- Surilang
- Sirih Kuning
- Kicir-Kicir
- Dayung Sampan
Rangkaian lagu ini menghadirkan suasana musikal khas Betawi dengan interpretasi aransemen yang disesuaikan dengan karakter dan formasi Lantun Orchestra.
Jazz Standards dan Lagu Populer
Selain karya original dan musik tradisional, pertunjukan juga dilengkapi sejumlah lagu cover dari berbagai era dan genre.
Beberapa repertoar yang dibawakan antara lain:
- Night and Day – Jazz Standard
- Sinaran
- Kala Cinta Menggoda
Perpaduan repertoar tersebut membuat pertunjukan terasa dinamis dan memberikan variasi musikal bagi pengunjung Downtown Walk Festival.
Sambutan Hangat Pengunjung
Salah satu hal yang berkesan dari penampilan ini adalah antusiasme penonton yang tetap bertahan mengikuti pertunjukan dari awal hingga akhir.
Selama 90 menit, Lantun Orchestra menghadirkan perjalanan musikal yang bergerak dari jazz standards, lagu populer, karya original, hingga medley musik tradisional Indonesia.
Penampilan di Downtown Walk Festival Summarecon Mall Serpong menjadi salah satu dokumentasi perjalanan Lantun Orchestra dalam menghadirkan pengalaman live music yang menggabungkan kualitas musikal, kreativitas aransemen, dan kekayaan budaya Indonesia.
Lantun Orchestra – Indonesia’s Premium Curated Live Music Experience.
Untuk informasi pertunjukan, kolaborasi, dan pemesanan Lantun Orchestra, silakan menghubungi ChakaMusic.com.

















