Keseruan Oele Pattiselanno Septet di Java Jazz Festival: Menghidupkan Repertoar Legendaris

Panggung Java Jazz Festival selalu menjadi tempat bertemunya magis musik jazz dari berbagai generasi. Pada gelaran kali ini, Chaka Priambudi mendapatkan kehormatan besar untuk mengawal penampilan salah satu maestro gitar jazz paling berpengaruh di Indonesia, Oele Pattiselanno, dalam format Oele Pattiselanno Septet.

Tampil memukau di Java Jazz Stage yang berlokasi di NICE PIK 2, ensembel ini menyuguhkan pertunjukan berdurasi 60 menit yang intim, penuh improvisasi matang, dan berenergi tinggi.

Persiapan Matang di Dexter Studios

Di balik penampilan yang harmonis di atas panggung, ada persiapan intensif yang dilakukan oleh seluruh musisi. Selama dua hari, tepatnya pada tanggal 27 dan 28 Mei, seluruh personel berkumpul di Dexter Studios Jakarta untuk menjalani sesi rehearsal. Sesi latihan ini menjadi krusial untuk menyatukan visi, mematangkan aransemen, dan mengunci transisi antar-instrumen agar setiap detail repertoar dapat tersampaikan dengan sempurna kepada penonton.

Formasi Lintas Generasi yang Solid

Membawakan format septet (tujuh instrumen) memberikan warna aransemen yang sangat tebal dan kaya. Formasi Oele Pattiselanno Septet kali ini diisi oleh kombinasi musisi senior dan talenta-talenta luar biasa di industri musik:

  • Oele Pattiselanno (Gitar)
  • Cendi Luntungan (Drums)
  • Chaka Priambudi (Bass)
  • Gabriela Sava Miranda (Keys)
  • Nissi Wardoyo (Tenor Saxophone & Flute)
  • Hairul Umam (Alto Saxophone)
  • Evann Sinaga (Trombone)

Sinergi antara rhythm section yang kokoh dari petikan bass Chaka Priambudi dan ketukan drum dinamis Cendi Luntungan, berpadu manis dengan harmonisasi tiupan brass section serta sentuhan tuts piano dari Gabriela.

Membawakan Repertoar Album Baru & Jazz Standard

Dalam show sepanjang satu jam tersebut, Oele Pattiselanno Septet memanjakan telinga para pencinta jazz dengan repertoar yang dikurasi secara khusus. Sebagian di antaranya diambil dari materi album terbaru milik Oele Pattiselanno—sebuah proyek rekaman istimewa yang diproduseri oleh dua gitaris ternama Indonesia, Dewa Budjana dan Tohpati.

Lagu-lagu baru seperti “Song for Geva” , “Remember March” dan “Easy Days” dibawakan dengan penuh penghayatan, memperlihatkan kelas Oele sebagai komposer sekaligus improvisator ulung. Tidak hanya materi baru, septet ini juga membawa penonton larut dalam nomor-nomor jazz standard yang familier namun segar, seperti “Samba for Carmen” karya Paquito D’Rivera serta sentuhan alur fusion-funk lewat lagu “Bayou Bottoms” milik grup legendaris The Crusaders.

Pertunjukan ini menjadi bukti nyata bagaimana musik jazz klasik tetap relevan, bertenaga, dan mampu memukau ribuan pasang mata di festival sebesar Java Jazz.

Ingin Menghadirkan Nuansa Jazz Berkelas di Event Anda?

Pengalaman mengelola dan tampil bersama para musisi legendaris di panggung berskala internasional seperti Java Jazz Festival adalah komitmen kami dalam menjaga kualitas musik. Jika Anda berencana menyelenggarakan korporat event, pernikahan, festival, atau acara privat dan ingin menghadirkan format Oele Pattiselanno Septet maupun ensembel jazz premium lainnya, kami siap membantu Anda.

Hubungi Chaka Music untuk konsultasi talenta, konsep pertunjukan, dan hire band terbaik bagi acara Anda.

credit foto: Joey

Discover more from Chaka Music Production

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading