Toko kaset dan CD Duta Suara

generasi 90an di jakarta pasti akrab banget dengan toko kaset yang satu ini yaitu Duta suara  yang berdiri sejak 1970. masih dengan logo yang sama dan slogan “your music library”. meski sudah tidak lagi menjual kaset, toko ini masih bertahan menjual CD impor dan lokal rilisan baru. Alasan saya kesini selain untuk bernostalgia, saya inginLanjutkan membaca “Toko kaset dan CD Duta Suara”

E-Harmonics Children Choir

E-Harmonics adalah children choir asuhan Elfa Tahmila. Selain mengumpulkan anak-anak untuk menyanyi bersama dalam sebuah grup, kak Elfa juga melatih teknik vokal untuk membagi suara dan penempatan phrasing yang tepat. Kak Elfa juga didampingi Kak Sherine untuk melatih vokal dan membagi anak-anak kedalam beberapa kelompok sesuai range suaranya. Ada beberapa lagu yang mereka latih soreLanjutkan membaca “E-Harmonics Children Choir”

Lomba mewarnai gambar dalam rangka memperingati hari pahlawan nasional 2019

Jakarta 9 November 2019 bertempat di Uly House, jl. Haji Nawi no. 3A FASUBA Production menggelar sebuah acara talkshow dan lomba mewarnai gambar dalam rangka memperingati hari pahlawan nasional. Para peserta yang turut serta mendapatkan fasilitas perangkat gambar oil pastel, goody bag, lunch box, piala, sertifikat serta undian door price. Bertindak sebagai pembicara dan narasumberLanjutkan membaca “Lomba mewarnai gambar dalam rangka memperingati hari pahlawan nasional 2019”

Beberapa tips DIY membuat peredam suara untuk akustik di rumah atau apartemen anda

Pernahkah anda merasa rumah/apartemen anda bocor suara dari luar? atau malah sumber keributan itu lebih banyak dari dalam rumah? atau banyak pantulan reverb yang tidak anda inginkan? berikut pengalaman saya membuat peredam dengan barang-barang yang ada di sekitar anda. Sebagai musisi saya membutuhkan ruangan untuk bekerja layaknya studio. Namun untuk membangun studio pasti mengeluarkan biayaLanjutkan membaca “Beberapa tips DIY membuat peredam suara untuk akustik di rumah atau apartemen anda”

Sekilas tentang musik keroncong

Sekilas tentang musik keroncong Musik keroncong adalah salah satu dari sekian banyak style musik yang lahir dan berkembang di indonesia. Lengkap dengan ‘pakem’ yang meliputi form lagu, ritem, tempo, hingga berbagai pola melodi sebagai ornamen. Dua alat musik utama yang jadi ciri khas adalah Cak dan Cuk, sekilas mirip ukulele namun secara teknik bermain, tuning,Lanjutkan membaca “Sekilas tentang musik keroncong”

Soal Senar Flatwound Pada Bass Elektrik

Seorang kawan bertanya pada saya Senar flatwound (bass) enakan untuk precision atau jazz bass? Untuk saya pribadi sih lebih enak di precision, tapi jika teman-teman mau coba pakai di Jazz bass silahkan lho. Kenapa? Alasannya pasti karena sound. Setiap bassist akan mencari tone yang sesuai dengan karakter mereka. Disesuaikan juga dengan kebutuhan musiknya. Kalau pakaiLanjutkan membaca “Soal Senar Flatwound Pada Bass Elektrik”

Terampil bermain gitar belum tentu bisa bermain bass!

Sering kan kita dengar dari orang tua jaman dulu pas anaknya mau belajar bass kalimatnya gini “Kamu belajar gitar aja nanti bisa kok main bass!” HEI, Anda salah! Jangan menyebarkan kalimat yang keliru dan berulang-ulang. Begini, secara konstruksi saja sudah beda.  Bass yang umumnya berdawai 4, Secara ukuran senar lebih besar dan jarak fret-nya punLanjutkan membaca “Terampil bermain gitar belum tentu bisa bermain bass!”

Musisi nggak punya idola, masalah besar?

Masalah sih, kalau konteksnya ngomongin berkesenian ya. Tapi besar atau nggaknya kita putuskan nanti setelah baca sampai habis. Sedikit curhat pengalaman saya sebagai musisi/pemain bass, ketika ditanya siapa idolamu? Karena gak paham konteks, ya saya jawab Rasulullah SAW. Tapi ketika udah paham dalam konteks sebagai seniman, tentunya mesti jujur siapa saja sosok yang mempengaruhi dalamLanjutkan membaca “Musisi nggak punya idola, masalah besar?”

Setuju nggak kalau musik anak generasi 90an cocok untuk nyanyi bareng?

Mungkin ini hanya sebuah pernyataan yang butuh pembelaan, masih mau baca nggak? Lanjut dulu ya? OK. Kebetulan saya, istri saya dan teman-teman adalah generasi yang besar sebagai generasi 90an. Bisa dibilang sepulang sekolah Nggak lepas dari pengaruh MTV, mungkin lebih keras pengaruhnya dibanding Spotify yang saat ini menyediakan berbagai macam lagu. Kenapa keras? Kita dapatLanjutkan membaca “Setuju nggak kalau musik anak generasi 90an cocok untuk nyanyi bareng?”

Musisi harap cermat ketika membaca kontrak

Dalam sebuah obrolan santai bersama seorang kawan di bogor, saya kepikiran untuk menulis beberapa pengalaman saya tentang kontrak. Kontrak yang dimaksud adalah tentang kesepakatan kerjasama antara pemberi pekerjaan dengan kita sebagai musisi. Kontrak dengan klien perorangan Paling sering kita sebagai seniman di Indonesia terbiasa dengan gentlemen’s agreement artinya perjanjian atas dasar saling percaya saja, tanpaLanjutkan membaca “Musisi harap cermat ketika membaca kontrak”

Proses Kreasi (Musik) Jangan Dibatasi sama Budget

Budget, Budget,Budget! Iya sih, supaya bisa mencapai profit lebih maka suatu produk mesti terbukti laku, dan kalau bisa sejak proses produksi jangan sampai menelan terlalu banyak biaya. Tapi siapa yang bisa tahu sih yang namanya masa depan dan nasib sebuah produk? Sebut saja single adalah produk musik yang paling sederhana dan konon lebih mudah danLanjutkan membaca “Proses Kreasi (Musik) Jangan Dibatasi sama Budget”

Ketika Genre Musik Sudah Tidak Lagi Diperlukan | Part 1 Keroncong

Widih judulnya, biasa deh ngomongin orang #eh. Saya sering banget dapat pertanyaan gini “Mas, Lantun Orchestra main keroncong kan?” meski tidak sepenuhnya salah, saya juga belajar mengerti bahwa ini persoalannya hanya karena kebanyakan orang tidak mengenal istilah lain untuk mendeskripsikan bunyi-bunyian musik tradisional dalam musik saya. *aduh padahal unsurnya ada banyak banget. Tapi nanti sayaLanjutkan membaca “Ketika Genre Musik Sudah Tidak Lagi Diperlukan | Part 1 Keroncong”

Menulis Lagu bersama Chaka Priambudi | bagian 2

Pada tulisan dan video blog saya sebelumnya saya bagikan cara saya yang paling sederhana yaitu merekam ide menggunakan fitur song recorder yang ada pada keyboard. Nah ada cara lain yang juga saya sering gunakan yaitu merekam melodi /motif rhythm dasar dengan fitur aplikasi voice note yang ada di HP. Pokoknya rekam aja yang kepikir pertamaLanjutkan membaca “Menulis Lagu bersama Chaka Priambudi | bagian 2”

Belajar Musik Tidak Sama dengan Membeli Barang atau Sewa Menyewa

Belajar/ berguru itu tidak sama dengan dagang atau sewa menyewa. Kok judulnya gitu? Bukan lagi sinis ya, tapi lagi prihatin sama pertanyaan beberapa orang yang minta diajarin musik tapi bukannya fokus sama apa yang mau dipelajari atau materi apa yang dia butuhkan, langsung ujug2 nanya berapa biayanya? Iya sih beli sesuatu dan belajar musik samaLanjutkan membaca “Belajar Musik Tidak Sama dengan Membeli Barang atau Sewa Menyewa”

Musik bebas royalti untuk konten video

Sudah pernah belum video anda dihapus instagram ketika diunggah karena musik yang anda pakai ternyata ada konten hak cipta milik orang lain? Pernah juga kan ketika upload di youtube ada peringatan copyright claim seperti ini? artinya anda tidak dapat memonetize video tersebut, karena mungkin ada judul lagu atau data audio yang sudah diklaim pihak lain.Lanjutkan membaca “Musik bebas royalti untuk konten video”