Beberapa tips DIY membuat peredam suara untuk akustik di rumah atau apartemen anda

Pernahkah anda merasa rumah/apartemen anda bocor suara dari luar? atau malah sumber keributan itu lebih banyak dari dalam rumah? atau banyak pantulan reverb yang tidak anda inginkan? berikut pengalaman saya membuat peredam dengan barang-barang yang ada di sekitar anda.

Sebagai musisi saya membutuhkan ruangan untuk bekerja layaknya studio. Namun untuk membangun studio pasti mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, sementara ruang kosong pasti akan merefleksikan pantulan suara yang terlalu banyak dan mengganggu ketika rekaman.

Saya sempat menghubungi jasa peredam untuk membuat instalasi, namun setelah hitung-hitung biaya renovasi ruangannya saya pikir akan menjadi investasi sia-sia untuk sebuah apartemen yang hanya saya sewa.

Saya sempat baca juga beberapa buku tentang akustik dan lihat beberapa tips baik di youtube dan artikel yang ditulis di internet dan cukup berhasil ketika saya terapkan. memang tidak seoptimal kalau menggunakan treatment seperti studio profesional, tapi setidaknya saya merasa cukup nyaman untuk mendengar suara dari instrumen saya.

Waktu itu apartemen yang saya sewa adalah kosongan, anda bisa bayangkan lantai porselen dan kaca membuat pantulan seperti di goa dan beberapa frekuensi tinggi terasa nyaring dan ‘pedas’ di telinga.

1. Karpet

Saya menggunakan karpet tebal, mungkin lebih tepatnya disebut permadani yang biasa dipasang di ruang tamu. Saya gunakan karpet gulung meteran mirip di mushola/masjid karena tebal dan meredam pantulan dari lantai keramik.

2. Door Seal

Door seal berbahan karet biasanya dipasang di sela pintu dan jendela, gunanya meredam lebih dari 60% suara yang dari luar ruangan. Karena celah kecil yang membawa kebocoran suara tersebut harus kita sumbat dengan karet yang rapat.

3. Rak buku

Saya menggunakan rak buku untuk di dinding yang menghadap ke tetangga. supaya dinding tersebut tidak merambatkan sumber suara dari dalam ruangan dan sebaliknya, saya tidak begitu paham teorinya namun ini cukup berhasil.

4. Gabus/Styrofoam

Styrofoam bekas pembukus alat musik sayang sekali jika dibuang begitu saja, saya ambil beberapa potongan dan saya tempatkan disudut atas ruangan. jika ruangannya kotak, berarti kita siapkan empat bagian. Ini juga mengurangi refleksi sekaligus menyerap frekuensi suara yang tinggi.

5. Kain Gordyn

Kain gordyn tebal saya gunakan juga meredam suara, saya tempatkan depan jendela.

6. Busa telur / Busa piramida

Busa piramida biasanya ditempel juga didinding, saya rekatkan dengan lem aibon. Busa telur ditemukan dengan mudah di toko online, harga perlembarnya juga cukup murah sekitar 100 ribu.

Dengan beberapa barang yang kebetulan ada di rumah, saya akhirnya berhasil menciptakan ruangan yang nyaman untuk rekaman/ home recording.

Selamat mencoba

Iklan

Diterbitkan oleh Chaka Music Production

Music Entertainment Website Since 2016 Jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: